a reflection of "human" memories..

Game Developer Division: Artist.

Setelah minggu kemarin kita membahas tentang hebat dan tangguhnya Programmer, sekarang kita lihat betapa indah dan mistisnya seorang Artist. Nah kita coba paparkan berdasarkan pertanyaan yang sering ditanyakan.

Apa sih hubungannya Artist dengan game?
Art dan animasi mengacu kepada bagaimana tampilan fisik sebuah game, yang meliputi kemasan dari cd agar menarik, tekstur pada masing-masing karakter, tampilan antarmuka, bagaimana pergerakan dari tangan dan kaki ketika karakter bergerak, dan lain-lain.
Meskipun programmer bertanggung jawab atas kemana dan mengapa karakter bergerak, artist menangani bagaimana tampilan karakter itu bergerak. Dan ketika seorang designer mendesain tikungan pada game racing, maka seorang artist bertugas untuk memoles tekstur dari jalanan dan sekitarnya.

Jadi, apa sih yang Artist kerjakan?
Artist menciptakan unsur-unsur didalam game baik secara 2D atau 3D. Mereka lah yang memutuskan bagaimana nantinya game ini terlihat: karakter, environment, dan object. Tampilan dan pergerakan karakter di environment akan membuat sebuah game terlihat nyata.

Artist membutuhkan berbagai tools untuk bisa membuat itu semua. Beberapa tools yang sering digunakan dalam pembuatan asset game yaitu: Photoshop, 3ds Max, Maya, Softimage XSI, Blender, Houdini, Modo, dan Zbrush.

Lalu, apa yang mesti Artist kuasai?
Seorang game artist setidaknya harus mempelajari dasar dari fine art: art theory, art history, composition, color, form, space, dan light. Bukan karena seorang game artist selalu melakukan pekerjaannya dengan komputer, berarti tidak harus mempelajari tradisional art. Fine art akan mempertajam “sense of art”, sehingga akan mempercepat pengerjaan dari game Artist dan tentu saja akan memperhalus seninya.

Memang sebegitu penting yah Art di game?
Tentu saja iya! Sebuah game yang memiliki gameplay yang kompleks dan bagus jalan ceritanya, akan terasa kurang jika artnya dibuat asal-asalan. Tentu saja semua aspek mempengaruhi dalam pengembangan game. Game yang bagus belum tentu selalu memakai art model 3D. Ketika sebuah game digarap dengan 2D, dengan tipe art yang unik, dan didukung dengan gameplay dan musik yang asyik didengar, akan membuat game itu enak dimainkan.

Apa saja sih ruang lingkup pekerjaan dari seorang Game Artist?
Sama seperti programmer, ketika membuat sebuah game sederhana dan kecil, maka hanya dibutuhkan 1-3 orang game artist untuk menyelesaikannya. Lain halnya ketika akan membuat game yang sangat kompleks, banyak jenis artist yang dibutuhkan dalam pengembangannya, berikut ini adalah lingkup kerja Game Artist yang sering dibutuhkan:

  • 2D Artist
    Seorang 2D Artist harus memiliki konsep menggambar yang baik. Secara garis besar 2D Artist brarti harus mengasah kemampuan dalam membuat gambar tradisional terlebih dahulu.
  • 3D Artist
    3D Artist lebih menyerupai seorang seni rupa, karena dia harus membayangkan bagaimana karakter atau object se-real mungkin denga kenyataan. Keahlian 3D Artist juga harus kuat dalam penguasaan tool 3D Maker seperti 3Ds Max, ZBrush, dan lain-lain.
  • Animation Artist
    Pekerjaan ini lebih fokus kepada bagaimana efek ketika mengeluarkan jurus, animasi opening atau ending, dan lain-lain.
  • Level designer / Environment Artist
    Mendesain level dan environment lah yang menjadi pekerjaannya. Agar sebuah game tidak membosankan dan monoton, maka setiap level harus diberi tantangan dan “pemandangan” yang berbeda. Sehingga gamer akan semakin penasaran apa yang akan menunggunya di level selanjutnya.

Ada tips ga, jadi Game Artist yang baik?
Seorang Artist haruslah orang yang memiliki kreativitas yang tinggi, tapi dalam industri game, Artist harus mampu menyeimbangkan otak kiri dan kanan untuk menyelesaikan setiap tugasnya. Mereka harus mampu menyeimbangkan sisi kreatifitas dan analisisnya. Kebanyakan seorang artist itu memiliki sifat ekspresif, imajinatif, dan tidak teratur (disorganized), tapi untuk kepentingan tim, mereka harus belajar sifat-sifat yang lain, seperti pola pikir yang teratur (atau setidaknya desktopnya teratur) dan kemampuan manajemen waktu yang baik. Salah satu point penting dalam pengembangan sebuah game adalah waktu, dan jika Game Artist mampu mengerjakan tugasnya denganbaik dan tepat waktu, maka kemungkinan semuanya akan berjalan dengan lancar. Karena ketika seorang Game Artist telat memberikan asset kepada programmer atau designer, maka akan berakibat fatal, akan memperlambat kinerja dari programmer. Seorang Game Artist juga harus mampu memiliki kemampuan kerjasama tim yang baik. Mengetahui apa yang terbaik untuk proyek dan target audiens lebih penting daripada membuktikan kepada orang lain bahwa Anda memiliki rasa seni yang lebih sempurna. Dengan kata lain, Game Artist harus mampu menerima kritik terhadap karyanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s